Tradisi Merariq Masyarakat Suku Sasak


 Pernikahan adalah sesuatu yang sakral antara dua insan pria dan wanita yang saling suka dan menginginkan untuk hidup bersama dan sah secara hukum negara maupun hukum adat. Dalam pernikahan suku sasak lombok memiliki beberapa proses salah satunya adalah proses merariq. Merariq sebagai ritual memulai perkawinan merupakan fenomena yang sangat unik, dan mungkin hanya dapat di temui di masyarakat sasak lombok saja. Dimana sebelum melakukan akad nikah pihak perempuan  akan dibawa oleh pihak laki-laki menuju rumah salah satu kerabatnya dan tinggal di sana selama kurang lebih tiga hari.
Tradisi merariq ini merupakan bagian dari kebudayaan sasak yang sudah melekat pada diri masyarakat suku sasak. Tradisi merariq ini dilakukan oleh masyarakat suku sasak jika kata pernikahan sudah menjadi kesepakatan antara pihak laki-laki dengan perempuan. Pelaksanaan merariq ini pun sangat meriah banyak proses-proses adat yang dilakukan seperti, mesejati, selabar menyelabar, perkawinan/akad nikah, sorong serah, nyongkolan dan lain-lain.
 
Berikan gambaran tentang kontroversinya.

Merariq sering  kali di salah artikan sebagai kawin lari atau memaling oleh kebanyakan masyarakat luas yang tidak mengenal apa itu arti merariq yang sesungguhnya.  Merariq sering di artikan oleh masyarakat luas sebagai proses memaling anak perempuan dari rumah orang tuanya tanpa sepengetahuan dari orang tuanya serta keluarganya, kemudian perempuan yang dipaling tersebut  di bawa kerumah salah satu kerabat dari pihak laki-laki tidak langsung di bawa kerumahnya.
 
 Luruskan pandangan tersebut menjadi sesuatu yang bernilai baik.

Secara umum masyarakat suku sasak memahami makna merariq dengan sebutan memaling. Padahal istilah merariq memiliki makna yang berbeda dengan memaling. Meskipun dalam proses merariq terjadi sebuah kegiatan dimana seorang wanita di bawa lari oleh pihak laki-laki, akan tetapi proses tersebut terjadi atas kesepakatan bersama antara kedua belah pihak tersebut. Di samping itu, dalam proses pelaksanaanya merariq tentu haruslah tetap berpatokan pada aturan yang berlaku dalam masyarakat suku sasak tersebut. Dengan demikian merariq tidak dapat dikatakan atau di samakan dengan memaling yang memiliki konotasi yang sangat buruk.

Komentar

  1. negara kita memang memiliki beragam budaya dan tradisi yang memang harus terus di lestarikan. apalagi budaya-budaya yang ada didaerah tempat kita tinggal, harus terus di jaga. jangan sampai budaya-budaya itu menghilang di karenakan cara kita yang memahami arti dari budaya itu berbeda-beda atau cendrung salah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thank you. Kita memang harus tetap menjaga semua tradisi2 yang kita punya. Supaya2 tradisi2 tsb tidak memudar dan hilang

      Hapus
  2. Keren👍👍
    Sangat bermanfaat chingu😊

    BalasHapus
  3. bagus mbak ulfy...ini sangat bermanfaat

    BalasHapus
  4. Semoga masyarakat sasak tidak salah lgi dlm mengartikan tradisi ini..
    Bagus🖒🖒

    BalasHapus
  5. Wah, luar biasa. kepercayaan yang luar biasa.

    BalasHapus
  6. wah luar biasa, teruskan dan tingkatkan.

    BalasHapus
  7. Menarik, ditunggu postingan slnjutnya

    BalasHapus
  8. I'll be wait your next post, luar biasa

    BalasHapus
  9. semoga tradisi ini tidak ditiru oleh negara lain. hehehe.....

    BalasHapus
  10. tradisi, budaya, dan masyarakat, kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.
    Semangat melestarikan budaya

    BalasHapus
  11. yep, kita harus meluruskan pandangan mereka yg salah tentang merariqnya masyarakat sasak.

    BalasHapus
  12. Merariq memang salah satu tradisi lombok yang unik. Dengan keunikan yang dimiliki oleh tradisi ini, membuat setiap film pendek yg telah diterbitkan oleh masyarakat lombok mnjadi menarik dan mudah dipahami. Melalui film pendek, kita juga bisa mengetahui tentang gambaran dari tradisi merarik yang sebenarnya.

    BalasHapus
  13. Tradisi ini sangat unik, seperti yang kita tahu, semua tradisi, adat istiadat adlaah suatu kebiasaan yang mempunyi makna dan tujuan yg baik.

    BalasHapus
  14. banyak fakta bahwa masyarakat sasak saat ini lebih meyukai budaya2 barat dan k-pop. bagimana tanggapan anda mengenai hal tersebut?

    BalasHapus
  15. Tradisi yang menarik dan harus tetap dilestarikan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tradisi Nyongkolan Masyarakat Suku Sasak